Tak Berkategori

Ada apa, Diskominfo Luwu Utara Dikomplain Oleh Sejumlah Jurnalis Online

Luwu utara.Radarinvestigasi.id-Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) kabupaten Luwu Utara mendapat sorotan dari sejumlah jurnalis tentang jasa penggunaan anggaran jasa peliputan untuk media online tahun anggaran 2018 di instansi tersebut.

Kadis Diskominfo, Arief Palallo mengakui menggunakan dana tersebut untuk pelatihan radio untuk para stafnya. Diketahui Diskominfo berencana mendirikan stasiun radio FM yang akan dilaunching pada bulan ini bertepatan dengan ulang tahun kabupaten Luwu Utara.

“Sisa dari anggaran tersebut buat jasa pendamping PPID dan pembayaran kontrak salah satu media di luwu raya” kata Arief Palallo.

Sementara itu salah seorang jurnalis Luwu Utara dari media Batarapos, Darwis, sangat menyayangkan hal itu. Menurutnya peruntukannya sudah jelas yaitu untuk peliputan media online sesuai yang tertuang di RKA dan disetujui dalam pembahasan di DPRD luwu utara

“Walau nilainya kecil dan tidak seberapa tapi hal ini tidak bisa didiamkan. Kami minta diskominfo untuk transparan dan bertanggungjawab” ujar Darwis.

Darwis berharap Diskominfo bisa bersinergitas dengan baik dengan media. Karena SKPD tersebut adalah leading dari semua informasi dari pemerintah daerah kabupaten Luwu Utara.

“Jika Diskominfo tidak mampu, kembalikan saja tanggung jawab itu ke Humas & Protokol yang menangani media online seperti waktu lalu” kuncinya. (dedhy)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top