Lintas Daerah

Beras Rastra “Berkutu” Dikeluhkan Masyarakat

Lutra.Radarinvestigasi.id-Tim forum komunikasi LSM-PERS Kab: Luwu Utara mendatangi gudaang dolok di kecamatan tanah lili, kabupaten luwu utara beberapa hari lalu, setelah menerima keluhan beberapa masyarakat penerima beras rastra, di mana keluhan mereka adalah beras yang di bagikan ke mereka perima, itu ada “nononya” atau sejenis kutu-kutu beres, tanggal 27 juni 2019.

Di gudang dolog tim forum LSM-PERS luwu utara yang di ketuai oleh Almarwan dan di dampingi wakil ketua forum komunikasi LSM-PERS luwu utara Samsir Sony dan beberapa anggota LSM-PERS luwu utara menemui kepala cabang dolok kabupaten luwu utara.

Dalam pertemuan antara ketua forum komunikasi LSM-PERS luwu utara dan kepala cabang dolok luwu utara dan ketua forum komunikasi LSM-PERS luwu utara, mengatakan bahwa “kalau soal biji beras atau beras kita akui itu layak konsumsi ,hanya yang jadi persolan dalam beras rastra tersebut adalah ada nononya istilah ana-anak jaman sekarang atau sejenis kutu-kutu beras .

Dan ketua forum komunikasi LSM-PERS kabuten luwu utara Almarwan berharap agar beras rastra kedepan bisa lebih baik lagi, agar masyarakat penerima bantuan pemerintah bisa menikmati bantuan tersebut dengan utuh, dan jangan di salurkan beras rastra itu kepenerima apabilah tdk layak atau kurang layak .

“Ingat mereka adalah manusia, juga saudara saudari kita yang punya hak mendapatkan yang terbaik dari pemerintah dan dari kita semua, demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia”, tandas Almarwan.

Menanggapi hal tersebut kepala cabang dolok luwu utara mengatakan “apabila ada terdapat beras rastra yang tersalur ke penerima dianggap tidak atau kurang layak untuk konsumsi diharapkan, kepala desa yang bersangkutan segera melaporkan ke kami, agar kami selaku penanggung jawab penyaluran beras tersebut bisa menggati secepat mungkin, agar masyarakat mendapatkan haknya sebagaimana mestinya”, ungkapnya.

“Kami pihak dolog mengharapkan kerja sama teman-teman kepala desa se luwu utara apabila ada beras rastra yang kami salurkan dianggap tidak atau kurang layak kosumsi oleh penerima, itu jangan di salurkan, segera laporkan kekami, kami siap untuk menggantinya dan berusaha yang terbaik untuk masyarakat luwu utara khusus penerima beras rastra”, terang kepala cabang dolog utara.

“Kita juga berharap agar semua pendamping rastra baik dari kabupaten maupun kecamatan untuk senantiasa ikut mengawasi dan mengontrol kelayakan besar rastra tersebut, apakah layak atau tdk layak dibagi atau disalurkan ke penerima manfaat, tutup Almarwan, selaku ketua forum komunikasi LSM-PERS kabupaten luwu utara. (tim)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top