Metropolitan

Calon Kepala Desa Jamu Masharuddin Berjanji Tuntaskan Program Desa Yang Menjadi Prioritas Masyarakat

Sumbawa Besar.Radarinvestigasi.id-Selain sebagai peserta Kabupaten yang ikut dalam riaknya pesta domokrasi yaitu Pilkada serentak pada bulan september mendatang, Kabupaten Sumbawa Besar juga sedang mempersiapkan diri menyambut Pilkades serentak pada tanggal 4 maret 2020 di seluruh wilayah sekabupaten Sumbawa Besar. Ada 119 Desa yang akan ambil bagian dalam melaksanakan pesta demokrasi memilih pemimpin baru sebagai Kepala Desa.

Salah satunya adalah Desa Jamu Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa Besar merupakan satu diantara Desa yang ikut dalam Pilkades serentak, Masharuddin merupakan calon Kepala Desa Jamu yang sudah memimpin satu priode sebelumnya dan saat ini sedang menjalankan purna tugas. Saudara Masharuddin adalah sosok calon kepala desa yang sangat piawai dalam menjalankan roda pemerintahan dan terbilang tegas dan sangat dekat dengan masyarakat. Bahkan selama menjadi Kepala Desa Jamu hampir tidak ada masalah maupun gejolak yang terjadi di masyarakat.

Beberapa program Kepala Desa sebelumnya yang terkendala berhasil di tuntaskan oleh saudara Masharuddin sejak menjabat Kepala Desa Jamu, kini beliau sedang mempersiapkan diri maju sebagai calon Kepala Desa untuk yang ke dua kalinya.

Ada beberapa program yang menjadi prioritas serta fasilitas penunjang masyarakat yang saat ini belum terealisasi, seperti keberadaan bangunan embung Krida yang di bangun oleh pemerintah pusat melalui BWS NT I, saat ini belum maksimal karena fasilitas penunjang seperti jaringan irigasinya yang belum di bangun.

Hal ini menjadi prioritas saya sebagai Kepala Desa Jamu untuk mengusul kepada Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi melauli Dinas terkait untuk segera membangun jaringan irigasi embung Krida tersebut, mengingat anggaran atau biaya yang cukup besar sangat tidak mungkin bila bangunan jaringan irigasi ini di bebankan pada anggaran Desa. Dan saat ini usulan pembangunan Embung Ruwat yang segera di bangun di Desa Jamu telah mendapat respon positif serta persetujuan oleh pemerintah Kabupaten bahkan dalam waktu dekat akan segera di lelang.

Program-program lain yang tidak kalah penting yang selama ini sudah saya rintis seperti membuka akses jalan dari dan menuju dusun Jamu, selama ini dusun Jamu masih belum memiliki fasilitas infrastruktur jalan yang layak serta memadai. Beberapa kali sudah kami anggarkan melalui dana Desa yang di kerjakan secara swakelola, pada tahun 2015 di anggarkan melalui dana ADD sebesar 89 Juta Rupiah, dan pada tahun 2017 di anggarkan lagi melalui dana DD sebesar 150 Juta Rupiah, kalaupun kita fokus pada pekerjaan jalan tersebut dengan anggaran dana Desa mungkin bisa maksimal kita selsaikan, tapi” masih banyak bidang-bidang lain yang perlu di biayai dan kita sikapi bersama. Inilah harapan besar masyarakat dusun Jamu yang selama ini belum terselsaikan, paling tidak bisa di lalui oleh roda dua itu sudah sangat luar biasa menurut masyarakat disana, jalan Desa yang menghubungkan dusun Jamu dan dusun Krida ini sepanjang 17 KM.

Ini yang menjadi PR besar saya untuk bisa di tuntaskan bila mana masyarakat memberikan kepercayaan untuk melanjutkan memimpin Desa Jamu ini untuk yang kedua kalinya tutur Masharuddin di kediamannya. 03/02/2020.

Pada umumnya program-program ini merata di semua dusun di Desa Jamu dan tidak ada dusun yang di abaikan atau dusun yang di anak tirikan, justru dusun Jamu yang menjadi prioritas utama kami selaku pemerintah Desa karena keberadaan dusun tersebut sangat terisolir bahkan cukup jauh dari dusun-dusun lain yang berada di Kecamatn Lunyuk, seperti dusun Krida dan dusun Talonang yang berdampingan. Karena pada dasarnya saya selaku pemerintah Desa tentu ingin semua dusun-dusun yang ada mendapat perhatian yang sama dan menjadi dusun yang berkembang serta Desa Jamu yang mandiri.

Tahun ini dusun Jamu alhamdulillah juga mendapat program sanitasi untuk MCK sebanyak 50 unit dari Dinas PRKP Sumbawa Besar, kemudian program-program lain seperti program Blank Spot dari Dinas Kominfo lengkap dengan fasilitas jaringan 4Gnya dari Telkomsel, rencananya program ini mau di louncing pada tanggal 17 Februari dan langsung di resmikan oleh Menteri Kominfo karena program ini merupakan program dari pusat atau kementerian, yang kebetulan kami dari pemerintah Desa Jamu mengusulkan pada pemerintah Kabupaten melalui Dinas Kominfo Sumbawa Besar. Memang pada dasarnya program Blank Spot ini sudah lama kami usulkan, dan usulan itu berawal dari tingkat dusun sehingga kami pemerintah Desa menindak lanjuti permintaan masyarakat ke Pemerintah Kabupaten. Program Blank Spot ini merupakan program untuk daerah terisolir yang tidak bisa terjangkau oleh signal jaringan sama sekali dan ada 7 titik lokasi yang dibangun untuk program Blank Spot ini di wilayah Kabupaten Sumbawa Besar salah satunya di Kecamatan Lunyuk dengan titik lokasi di dusun Jamu lanjut Masharuddin dengan tegas.

Visi misi yang di usungkan saudara Masharuddin ingin menjadikan Desa Jamu yang mandiri, maju serta mampu bersaing denga Desa-desa lain, merubah menset berfikir masyarakat agar tidak selalu bergantung pada sektor pertanian. Mendukung kegiatan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) dari Dinas Kesehatan, dan itu merupakan bagian dari mendukung stanting juga. Meningkatkan pendapatan masyarakat serta menciptakan kesejahteraan yang merata.

Beberapa pola lain yang mendukung kesejahteraan masyarakat seperti membantu peralatan di sektor pertanian serta akses-akses lain yang menjadikan masyarakat Desa Jamu mampu menciptakan perekonomian yang berbasis mandiri. Pemanfaatan potensi-potensi lain seperti peternakan harus bisa di tingkatkan, mengingat pemerintah tidak bisa mencegah masyarakat dalam hal membuka lahan baru atau perambah hutan yang di lakukan oleh masyarakat karena tidak ada regulasi atau aturan yang jelas dari pemerintah.

Hal seperti ini harus di integrasikan dengan cara yang langsung kelihatan hasilnya serta merasakan dampak manfaat oleh masyarakat itu sendiri seperti pengembangan di sektor peternakan. Prongram penghijauan yang di canangkan pemerintah belum mampu membuat mayarakat untuk tertarik karena beberapa program yang sudah berjalan sebumnya seperti program (proyek) penanaman Jarak sampai sekarang tidak berjalan maksimal bahkan gagal memberikan manfaat dan kesejahteraan untuk masyarakat sehingga masyarakat merasa trauma dengan program yang serupa.

Sepak terjang saudara Masharuddin yang begitu di segani di masyarakat menjadikan sosok pemimpin teladan, darah kepemimpinannya sudah begitu melekat di jiwanya. Beliau adalah sosok putra seorang pemimpin yang juga ayahnya mantan Kepala Desa Jamu yang merupakan pribadi yang penuh karismatik. Tidak heran bila masyarakat Desa Jamu memberikan dukungan penuh kepadanya untuk maju kembali menjadi pemimpin mereka pada priode yang kedua ini. Saat ini Kepala Desa Jamu telah berakhir masa jabatannya pada tanggal 26 Desember 2019 yang lalu, dan pemerintah Desa Jamu saat di nahkodai oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Lunyuk saudara Sudirman, S.Sos sebagai Plt.

Masyarakat Desa Jamu pada umumnya menaruh harapan penuh pada saudara Masharuddin jika pada priode yang ke dua ini nanti mampu meraup suara serta simpati masyarakat, karena pada prinsipnya masyarakat telah merasakan dampak manfaat serta kerja nyata yang telah di torehkan selama menjabat sebagai Kepala Desa Jamu dalam lima tahun terakhir ini, Masharuddin di nilai mampu membawa perubahan oleh masyarakat. Walaupun masih ada yang harus di benahi, beberapa program Desa berjalan dengan baik serta transparan dalam pengelolaan anggaran Desa yang terbuka dan akuntabel. (YD)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top