Metropolitan

Dinilai Tidak Tepat Sasaran, Bantuan Sosial PKH Butuh Pendataan Ulang

Tebo jambi-Radarinvestigasi.id-Tebo Ilir sungai bengkal barat, dan sungai bengkal khususnya kecamatan Tebo Ilir kabupaten Tebo Program Bantuan Sosial ( Bansos) yang menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan khususnya dikalangan masyarakat kurang mampu dinilai tidak tepat sasaran.

Hal ini diungkapkan salah satu warga desa sungai bengkal barat kecamatan Tebo Ilir Dikatakannya, merasa kecewa sekali, karena masih terdapat sebagian warga mampu yang mendapatkan dana Program Keluarga Harapan (PKH). Program Bansos yang berasal dari pemerintah pusat dan sejatinya ditujukan untuk meringankan beban warga kurang mampu ternyata praktek dilapangan orang yang di anggap mampu masih kecipratan.

Beberapa warga tanjung sari kelurahan sungai bengkal(M) dan (T) juga mengatakan hal yang sama karena di dusun kami orang yang segar bugar dan muda dan di anggap mampu bahkan punya kebun dan kendaraan dan ternak seperti sapi alias Jawi bisadapatkan bantuan PKH, yang berhak mendapatkan bantuan dari PKH malah tidak dapat kami berharap kepada pemerintah supaya menindak tegas dan untuk mendata ulang di dusun kami karena masih banyak orang yang berhak mendapatkan bantuan PKH tersebut ujarnya,

“Banyak warga yang secara ekonomi memiliki kemampuan di atas rata-rata menerima manfaat Bansos, sebaliknya warga yang kurang mampu tidak dapat. Saya pengen pemerintah melakukan pendataan ulang dalam program Bansos tersebut, dengan tidak tepatnya sasaran itu, telah membuat kegaduhan di masyarakat, “ungkapnya saat di temui awak Media di rumahnya, Minggu (21/2).

Terkait program tersebut, banyak yang sudah melakukan protes Selama ini kami juga tidak bisa berbuat apa-apa karena data tersebut dikeluarkan oleh pusat, mudah-mudahan upaya tersebut berhasil dan seluruh program Bansos bisa benar-benar diberikan kepada warga yang berhak.

“Sebenarnya disini bukan warga miskin yang banyak, akan tetapi datanya yang salah karena orang kaya juga ikut miskin. karena banyak juga orang mampu yang terdata jadi orang miskin. soalnya saya lihat dilapangan rumah warga yang mampu masih menerima bantuan PKH, “bebernya.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Daerah (Korda) Data Kesejahteraan Sosial (DTKS) mengatakan, kalau memang terdapat data yang tidak valid mohon diusulkan desa melalui musyawarah. Mungkin, yang tepat siapa yang tidak tepat siapa dan nanti akan dikeluarkan dari data penerima bantuan.

“Silahkan usulkan nama yang menurut mereka tepat melalui musyawarah. melalui perubahan data dari Kementerian Sosial, “jelasnya. (Hermanto)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top