Metropolitan

Disinyalir Pengerjaan Peningkatan Ruas Jalan Muara Soma – Simpang Gambir Tidak Sesuai Bestek

Madina,Sumatera Utara.Radarinvestigasi.id-Mengenai Peningkatan Jalan provinsi jurusan muara soma-Simpang gambir, proyek milik Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Mandailing Natal pasalnya kegiatan di tahun 2016 lalu kondisinya sangat mengecewakan.

Adapun proyek tersebut berupa peningkatan struktur jalan provinsi jurusan muara soma – simpang gambir di kabupaten Mandailing Natal yang dianggarkan di APBD Tahun 2016 silam. Perlu diketahui bahwa Pagu anggaran tersebut senilai Rp.7.224.000.000,00 yang dimenangkan oleh PT Gunung Tabor yang beralamat di kota Medan.

Namun penawaran yang dilakukan oleh PT Gunung Tabor sebesar Rp.5.667.337.162,52. Pantauan Media cetak dan online Radar Investigasi dilapangan pada Selasa (19/12/2017), tampak dibeberapa titik pengerjaan Peningkatan ruas Jalan muara soma – simpang gambir sudah berlubang disinyalir kekurangan Volume pasir serta aspal.

Salah seorang warga yang melintas kepada media ini mengaku kecewa atas jalan yang baru tahun lalu dikerjakan sudah bergelombang dan berlubang.

“Kita sangat kecewa atas peningkatan jalan provinsi muara soma – simpang gambir yang sudah berlubang, setahu kita anggaran nya 5 Milyar lebih sungguh sangat fantastis uang rakyat sebesar itu,tetapi mutunya sangat mengecewakan, jelasnya.

Terpisah saat Kru Media ini meminta tanggapan Kadis Bina Marga Sumatera Utara maupun UPT Kota Nopan masih belum bisa dijumpai guna mempertanyakan Kualitas peningkatan jalan provinsi muara soma – simpang gambir tahun 2016 lalu yang dinilai asal jadi.

Menanggapi hal tersebut Pebri Ardian Sekretaris DPD LSM PMPR Indonesia Provinsi Sumut pada 19/12 yang dimintai tanggapan prihal peningkatan jalan provinsi muara soma – simpang gambir pada tahun 2016 lalu mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia segera memanggil Kadis Bina Marga dan Bina konstruksi provinsi sumatera utara beserta Ka. UPT BMBK Kota Nopan dan PT Gunung Tabor sebagai pelaksana yang harus bertanggung jawab atas kerusakan jalan provinsi jurusan muara soma-Simpang gambir yang dinilai kurang berkualitas tampa pada kerusakan di sejumlah titik.

“Diminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia untuk Segera Memanggil dan memeriksa Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi (BM-BK) Provinsi Sumatra Utara maupun Ka. UPT BMBK Kota Nopan beserta PT Gunung Tabor sebagai Pemenang Tender atas Kerusakan jalan Muara soma-Simpang gambir yang dikerjakan pada tahun lalu anggaran yang menggunakan uang rakyat tersebut tidaklah sedikit seharusnya penggunaannya harus benar kalau seperti ini kami jelas kecewa”, jelas Pebri. (kh)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top