Metropolitan

Gedung Peninggalan Jaman Inggris Menjadi Destinasi Banyuwangi

Banyuwangi.Radarinvestigasi.id-Kota Banyuwangi yang terkenal dengan julukan kota Gandrung dengan berbagai keramahan warganya,menyimpan history tinggi
yang terkenal di dalam maupun di luar negeri. Dan itu pula tidak luput dari kunjungan wisatawan yang melonjak drastis,baik wisatawan domestik
maupun manca negara.Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,melalui Kepala Dinas Kubudayaan dan Pariwisata(Disbudpar) M Yanuarto Bramuda, yang sering disapa Bram,
mengatakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan kita harus berpacu mengembangkan konsep wisata ditengah kota yang bakal jadi destinasi wisata terintegrasi.

Selain mengembangkan wisata alam,wisata budaya,hingga wisata berbasis event, “Banyuwangi juga memiliki potensi lain yang
tidak kalah menariknya untuk dikembangkan,yaitu
City Tour yang menghubungkan beberapa titik mulai dari Pendapa Sabha Swagatha Blambangan,Taman Sritanjung, Masjid Jami Baiturrohman, Pasar
Banyuwangi,Gedung Juang 45,Taman
Blambangan,Lorong Bambu Harmoni,GedungKomplek Inggrisan,Tempat Ibadah Tri Dharma Hoo Tong Bio,sampai ke timur menuju Pantai Boom Marina”, terang Bram.

Tidak hanya itu, dengan adanya konsep City Tour wisata terbaru kedepannya Banyuwangi akan lebih meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik
maupun mancanegara, konsep tersebut terus dikembangkan terutama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata(Disbudpar) serta Dinas Pekerjaan Umum
Cipta Karya,Perumahan dan Pemukiman (PU-CKPP).

Pengembangan yang akan terlaksana tahun ini adalah rencana revitalisasi komplek Inggrisan Banyuwangi
yang sudah bekerjasama dalam penandatanganan Nota Kesepahaman MoU (Memorandum of Understanding) antara Bupati Banyuwangi Abdullah
Azwar Anas dengan PangDam V/Brawijaya, Mayjend Wisnoe Prasetja Boedi pada tanggal 26 Agustus
2019. Syukur alhamdulillah MoU ini terlaksana, dengan MoU ini akan ada payung hukum demi terlaksananya
kerja sama revitalisasi komplek Inggrisan.

Uniknya, Rencana rehab bangunan bersejarah peninggalan kerajaan
Inggris yaitu komplek Inggrisan yang letaknya barat Taman Blambangan. Bangunan kuno peninggalan asli
abad ke 18 itu dulu bekas Kantor Dagang Inggris yang didirikan oleh British East India Company (BEIC).perlu diketahui, gedung ini pernah dijadikan kantor telegram yang menghubungkan Banyuwangi dengan Kota
Broom Australia Barat. Kedua Kota tersebut pernah terhubung pada awal abad ke 18 dalam satu jalur kabel telegram bawah laut yang sejak itu di bangun Inggris mulai dari Eropa hingga Australia. (Antok)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top