Metropolitan

Masyarakat Tanjung Sari Kecewa Pembangunan Turap di Kerjakan Asal Jadi

TEBO, JAMBI-RADARINVESIGASI.ID- masyarakat kelurahan sungai bengkal kecamatan Tebo Ilir kabupaten Tebo khususnya warga tanjung sari kecewa dengan pembangunan turap yang di kerjakan asal jadi
Pembangunan turap anggaran tahun 2019 hingga saat ini masih dalam pengejaran meski kontrak sudah lama berahir, rabu 19-2020.

Ketua pemuda dusun Tanjung Sari mewakili seluruh masyarakat setempat angkat bicara tentang pembangunan turap karena di kerjakan tidak sesuai sfek masyarakat kecewa karena di kerjakan asal jadi berkemungkinan turap tersebut tidak bisa bertahan lama.

Saya melihat langsung bagaimana pengerjaan proyek turap itu seharusnya di timbun sampai benar benar padat seratus persen baru kemudian di cor lantainya tapi ini tidak. Kondisi saat ini di bawah coran lantai tersebut kosong menurut pandangan saya selaku ketua pemuda pembangunan turap tersebut tidak kuat besar kemungkinan suatu saat akan ambruk.

Saya jujur dan terus terang sangat kecewa sekali dengan bangunan tersebut seharusnya bisa dinikmati sampai bertahun-tahun kalau seperti itu kami tidak yakin dengan kualitasnya kami berharap kepada pemerintah pusat supaya menindak tegas kepada kontraktor yang mengerjakan proyek turap tersebut.

Apa lagi nilai kontraknya cukup sebesar mencapai lima milyar lebih menurut pandangan mata kami selaku masyarakat diduga pemerintah provinsi Jambi tidak tegas termasuk dalam pengawasan kinerja di lapangan kami berharap supaya di awasi dan di perketat biar bangunan tersebut berkualitas ungkap ketua pemuda.

Ketua RW 05 mengatakan sangat di sayangkan dengan pengerjaan proyek turap tersebut tidak sesuai dengan harapan masyarakat dengan kurangnya pengawasan dari pemerintah makanya proyek tersebut di kerjakan asal jadi Meskipun masa kontrak sudah berahir pada (28/12/19), namun Proyek Lanjutan Pengendalian Daya Rusak Air Tanah di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebo Ilir hingga hari ini (19/02/20) masih belum rampung dikerjakan ungkap pak RW.

Berdasarkan data yang berhasil diperoleh wartawan radarinvestigasi di lapangan, proyek tersebut di anggarkan senilai Rp. 5,4 Milyar yang bersumber dari DPA SKPD DPUPR Provinsi Jambi Bidang SDA Tahun 2019.PT. Krakatau Bumi Kalasan sebagai pemenang lelang dan yang mengerjakan paket proyek tersebut dengan jangka waktu 150 hari kerja dan nomor kontrak 614.11/20/DPUPR-4.3/VIII/2019. (Hermanto)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top