Nasional

Mayjen TNI Hartind Asrin Bekali Wartawan Online dengan Bela Negara

Jakarta.Radarinvestigasi.id-Dalam rangka pembekalan PWO (Persatuan Wartawan Online) Independepen, DPP IPJI (Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia) bekerjasama dengan Kementrian Pertahanan (Kemhan) RI, menyelenggarakan Sosialisasi Bela Negara yang langsung disampaikan oleh Dirjen Strahan (Strategi Pertahanan) Kemhan RI Mayjen TNI Hartind Asrin di Hotel Grand Cempaka, Jakarta (13/04)

Meurut Ketua Antar Lembaga DPP IPJI, M Brando, kegiatan ini adalah yang kedua kali diselenggarakan. ” Kami menunjuk Ikatan Media Online ( IMO ) DKI Jakarta sebagai penyelenggara” tegas Brando.
Menurut Mayjen TNI Hartind Asrin dalam pemaparannya menyampaikan wartawan Online harus Cepat dan Tepat dalam pemberitaan. Negara kita ini sekarang mengalami Ancaman yang nyata, diantaranya Narkoba dan Teroris. Narkoba merusak generasi muda kita, Teroris ada 3 generasi, pertama generasi Osama bin ladin, Generasi ISIS, Generasi Foreig Inisiatif, Ini Ancaman yang sedang kita hadapi.

Adapun Ancaman lainnya yaitu Perang Asimetris dan Proxy Ear adalah sasaran antara yang mana menggunakan pihak ketiga sebagai pengganti berkelahi satu sama lain secara langsung, ujar hartind yang pernah menjadi Atase Pertahanan RI di Malaysia.

Hartind menceritakan “Kita semua ini rata-rata adalah anak pejuang, Saya dulu Anak Brimob yang mana dulu beliau baku hantam sama Jepang, begitu juga rekan-rekan semua adalah keturunan pejuang, jadi semangat Bela Negara itu masih tertancap didalam Hati kita”

Hartind jg menjelaskan Bela Negara merupakan suatu sikap dan prilaku Warga Negara yang dijiwai oleh Kecintaan kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin keberlangsungan hidup Bangsa dan Negara.

“Adapun Dasar hukum dari Bela Negara itu adalah -Pertama : Pasal 27 Ayat (3) UUD 1945 Setiap Warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. -Kedua : Pasal 30 Ayat 1 UUD 1945 Tiap tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha hankamneg, -Ketiga: Pasal 9 Ayat (2)huruf d UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Hanneg : Pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran secara wajib, pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela atau secara wajib, pengabdian sesuai dengan profesi. -Keempat : Perpres Nomor 97 Tahun 2015 tentang Jakumhanneg Tahun 2015 – 2019”

Bangsa Indonesia ini adalah Negara Kaya, apa yang tidak ada di Indonesia, SDA nya sungguh luar biasa, makanya Kekayaan alam Indonesia ini membuat warga Dunia takjub

Hartind juga menyampaikan Nilai-nilai Dasar Bela Negara,yakninya Cinta Tanah Air, Sadar berbangsa dan bernegara, Setia pada Pancasila sebagai Ideologi, Rela Berkorban untuk bangsa dan negara, memiliki kemampuan awal bela negara. Hartind berharap Kita harus tetap sehat jaga fisik, apalagi wartawan harus kuat, jaga kesehatan selalu,biar kemampuan menulis dalam hal pemberitaan tidak sakit dan semangat selalu, ungkap Hartind mantan Kabadiklat kemhan yang berdarah minang ini dengan lantang.

Sebelum giat Bela Negara diadakan grand louncing PWO Independen dengan pembekalan oleh ketua Wanhat Laksamana ( Pur ) Tedjo Edhi. Sedangkan malam harinya diadalan pelantikan IMO DKI dengan Ketua terpilih Hengki Abidin. Dihadiri Wanbin IPJI Mayjen (Pur) Drs Hendardji Soepandji SH, Ketum IMO Yakub Ismail, Sekjen IPJI Ida Parwati serta Sekjen PWO Ade Novit. (*)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top