Lintas Daerah

Panwas Himbau Kades, PNS dan Masyarakat Hindari Politik Kotor

RADARINVESTIGASI.ID HALMAHERA TENGAH – Meskipun Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Bupati dan Wakil Bupati (Drs Edi Lanhkara, MH dan Abd Rahim Odeyani, SH, MH dalam setiap sambutanya selalu mengingatkan kepada kepala desa dan pegawai negeri sipil di hadapan belasan ribu warga agar menghindar dari namanya politik. Namun, sampai saat ini masih ada kepala desa dan pegawai negeri sipil (PNS) yang masih belum menghiraukan himbauan Bupati dan Wakil Bupati. Pasalnya, baru-baru ini salah satu kepala desa di Wairoro Kecamatan Weda Selatan Hi Baharudin Pulak dan sejumlah stafnya malah mempersiapkan tenda kampanye salah satu kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara yang dilaksanakan tepat di rumah seorang Pegawai Negeri Sipil yang diketahui anaknya kepala desa Wairoro Indah.

Meskipun Bupati Halteng telah mengingatkan berulangkali kepada para kepala desa dan PNS serta masyarakat agar menjauh dari politik kotor yang dapat menyuap masyarakat dengan uang pecahan 50.000 sampai 100.000 rupiah untuk memilih para pemimpin serakah dan tidak beramanah,” ucap Bupati pada setiap apel.

Hal ini disampaikan agar masyarakat tidak terkecoh lagi politik kotor yang ujung-ujungnya menyuap masyarakat dengan uang 50.000 sampai 100.000 untuk memilih pemimpin yang tidak beramanah itu. Hal ini dapat dibenarkan sejumlah pengurus anggota Panwas Kecamatan Weda Selatan karena memang tenda yang dibuat kepala desa wairoro indah itu benar dirumah anaknya yang seorang PNS. Selain itu Sekretariat Panwas Kecamatan Weda Selatan pun berhadapan dengan rumah anak kepala desa yang dipusatkan kampanye kandidat Bur – Jadi baru-baru ini,” ungkap Bayu Ketua Panwascam Weda Selatan Kamis, (15/3/2018).

Terkait dengan informasi yang dihimpun media ini, langsung mendatangi kepala desa dan dua orang stafnya yang melakukan persiapan kampanye calon kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara baru-baru ini. Lantas apa yang disampaikan salah satu stafnya yang menjabat sebagai Kaur Pembangunan Torisno Ibrahim dirumahnya kepada media ini menyampaikan bahwa akibat tak tega melihat pimpinan kami (Kepala Desa) menyiapkan sendiri tenda kampanye Bur – Jadi sehingga saya (Torisno) dengan rekan yang juga staf desa itu langsung membantu mendirikan tenda kampanye kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara Bur – Jadi,” jelasnya.

Terpisah Ketua Panwas Kecamatan Weda Selatan Bayu kepada media ini menghimbau kepada masyarakat agar jangan pilih calon pemimpin yang membeli suara rakyat dengan uang suap 100 ribu. Sebab, kuat dugaan kemenangan Gubernur dan Wakil Gubernur/ Bupati dan Wakil bupati/ Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam pilkada lalu tidak terlepas dari permainan kotor itu yang diduga ikut melibatkan para panitia juga. Namun, kasus seperti ini tak pernah diungkapkan hingga kini,” ucapnya. (Ode)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top