Patut Ditiru, Ini yang Dilakukan Polres Gowa Bagi warga yang Terkena Dampak Covid -19

dibaca 108x

Makasar – Radar Investigasi | Polres Gowa, kabupaten Makasar, sulawesi selatan mendukung kampung rewako upaya untuk membantu warga yang terkena dampak covid 19.

Salah satu Polisi wanita (Polwan) Polres Gowa, wirna, mengunjungi warung kopi di kota Sunggiluminasa Dia menawarkan produk hand sanitizer yang dibuat oleh masyarakat di kampung rewako Guna mendukung penggalangan dana tersebut

Dari pantauan Wartawan Radar Investigasi, Ipda Herlina memimpin para Polwan dan turut hadir Wakapolres Gowa KOMPOL Mih. Fajri dan didampingi kasubbag humas dan KBO Reskrim Polres Gowa turut hadir mendampingi.

Saat menyambangi warung kopi tampak Wakapolres Gowa dan para pengunjung berbincang santai sambil menikmati secangkir kopi kemudian memberikan edukasi terkait pencegahan Covid 19.

Ditengah bincang santai tersebut selanjutnya Polwan Polres Gowa menawarkan produk hand sanitizer yang dibuat oleh masyarakat di kampung rewako seharga Rp. 25.000/ botol kepada para pengunjung bahkan para pembeli mendapat selembar masker sebagai bonus.

Menariknya, masyarakat antusias para pengunjung warung kopi kemudian membeli cairan Hand Zanitizer bahkan salah satu tokoh masyarakat di kabupaten Gowa yang juga merupakan  pengusaha memborong hand sanitizer yang ditawarkan oleh Polwan Polres Gowa

Wakapolres Gowa, KOMPOL Fajri, Menuturkan, Pembuatan cairan hand sanitizer tersebut merupakan inspirasi Kapolres Gowa AKBP Boy Samola kemudian untuk mendukung hal tersebut

Kapolres Gowa menyiapkan  peralatan pembuatan Hand Zanitizer dan pengoperasiannya diserahkan kepada warga yang berada di kampung rewako Desa Julubori. ” Kami hanya menyiapkan peralatan pembuatan Hand Zanitizer saja, kalau untuk Prosesnya Warga yang Membuat”tuturnya Kapolres Gowa kepada radar investigasi

Perlu diketahui, Dari hasil penjualan hand sanitizer akan digunakan untuk melengkapi beberapa fasilitas dan logistik yang ada di kampung rewako guna kepentingan masyarakat terutama yang terdampak covid 19.  (A.sikki ).