Metropolitan

Pekerjaan Proyek Jalan Oleh Dinas Bina Marga Provinsi Sumatra Utara Menuai Sorotan Masyarakat

Madina.Radarinvestigaai.id-Sungguh miris dengan proyek milik Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Mandailing Natal pasal kegiatan di tahun 2016 lalu kondisinya sangat memperihatinkan.

Adapun proyek tersebut berupa peningkatan struktur jalan provinsi jurusan muara soma – simpang gambir di kabupaten Mandailing Natal yang ditampung di APBD tahun 2016. Perlu diketahui bahwa Pagu anggaran tersebut senilai Rp.7.224.000.000,00 yang dimenangkan oleh PT Gunung Tabor yang beralamat di kota Medan. Namun penawaran yang dilakukan oleh PT Gunung Tabor sebesar Rp.5.667.337.162,52.

Pantauan Jurnalis media cetak dan online Radar Investigasi dilapangan pada Senin 11/12 tampak dibeberapa titik pengerjaan Peningkatan struktur Jalan muara soma – simpang gambir sudah berlobang yang disinyalir kekurangan Volume aspal.

Salah seorang warga yang melintas kepada media ini mengaku kecewa atas jalan yang baru tahun lalu dikerjakan sudah bergelombang. “Kita sangat kecewa atas peningkatan jalan provinsi muara soma – simpang gambir yang sudah berlobang, setahu kita anggaran nya 5 Milyar lebih sungguh sangat fantastis uang rakyat sebesar itu”, jelas nya.

Namun hingga saat ini sampai berita ke redaksi Kadis Bina Marga Sumatera Utara maupun UPT Kota Nopan masih belum bisa dijumpai guna mempertanyakan Kualitas peningkatan jalan provinsi muara soma – simpang gambir tahun 2016 lalu yang dinilai asal jadi.

Ditempat yang sama, Pebri Ardian Sekretaris DPD LSM PMPR Indonesia Provinsi Sumut yang dimintai tanggapan prihal peningkatan jalan provinsi muara soma – simpang gambir mengecam keras tindakan PT Gunung Tabor sebagai pelaksana.

“Melihat kerusakan jalan dibeberapa dititik peningkatan jalan muara soma – simpang gambir tahun 2016 Lalu, kita LSM PMPR Indonesia lagi mempersiapkan Dokumen pendukung mengenai peningkatan jalan tersebut”, ujar Pebri.

Kemudian ditambahkan nya “Setelah kami selesai melakukan investigasi lapangan kami agar berkordinasi dengan Team DPP untuk dilanjutkan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar Dinas Bina Marga sumut maupun UPT Kota Nopan dan PT Gunung Tabor sebagai pelaksana kegiatan diproses secara hukum yang berlaku di negara ini. (kh)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top