Metropolitan

Pemerintah Terkesan Tututp Mata, Ada Beberapa Titik Rawan Kecelakaan di Sepanjang Jalan KH. Hasan Arip Garut

Garut.Radarinvestigasi.id-Jalan merupakan urat nadi pergerakan ekonomi di suatu daerah makin baik kualitas jalan makin lancar pergerakan ekonomi di daerah tersebut, tapi apa yg di rasakan oleh pengguna jalan di sepanjang jalan KH Hasan Arip, jalan yang membentang dari bunderan Pasir muncang atau SMK 2 Garut nyampai perbatasan Banyuresmi dengan kecamatan Lewigoong ini ternyata ada beberapa titik yang rawan kecelakaan , hal ini di karenakan jalan berulang.

Kedalamaannya pun cukup membahayakan bagi pengguna jalan apalagi pada musim hujan seperti ini lubang tertutup oleh genangan air sehingga pengguna jalan harus lebih hati hati. Kondisi jalan seperti sudah lama keberadaanya, sehingga kecelakaan lalulintas yang di akibatkan oleh kondisi jalan yg berlubang ini sudah sering terjadi, titik titik yang harus di waspadai oleh pengguna jln antara lain , di kp Dumuscili, tepat di perumahan. Banyuherang di kp cinisti. Di kp jambu rea depan situ Rancakukuk , di cikendal depan penggalian pasir , apalagi daerah ini minim penerangan jalan, namun demikian keadaan jalan seperti ini seolah olah tidak ada tindakan yang serius oleh pemerintah dalam hah ini PUPR propinsi, meski sempat di perbaiki ini hanya tambal sulam sehingga hasil nya pun tidak meksimal, tambal sulam seperti ini hampir tiap tahun di laksanakan, sehingga ada kesan ini di jadikan proyek abadi.

As ( 30 th ) sopir angkot jurusan Terminal Guntur Garut Bagendit mengatakan “mengapa kondisi jalan seperti ini terus di biarkan kecelakaan sudah sering terjadi , jalan ini merupakan penghubung antara pusat kota Garut dengan, beberapa kecamatan bagian utara, diantaranya dengan kecamatan, Banyuresmi, Leuwigoong, Cibiuk dan Limbangan sehingga fungsi jalan sangat di rasakan oleh masyarakat dari empat kecamatan tersebut, kami berharap kepada pihak yang berwenang agar cepat memperbaiki jalan yang berlubang, sehingga kecelakaan yang di akibatkan oleh jalan berlubang tidak terulang lagi”, ungkapnya. (yana )

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top