Lintas Daerah

Penanganan Laporan Dugaan Sengekta Konsumen di Polres Palopo Terkesan Lamban, Ini Kata Chandra Makkawaru

Palopo.Radarinvestigasi.id-Sejumlah Aktivis Hukum di Kota Palopo Menyoalkan Kinerja Kepolisian Kota Palopo, Terkait Penarikan Unit Motor secara sepihak oleh WOM Finance Palopo yang Sudah Dilaporan oleh Chandra Makkawaru selaku Pemantau Tingkat Wilayah Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara (PTW LPPNRI) beberapa bulan yang lalu.

“Seharusnya pihak Kepolisian serius dalam menangani kasus ini, karena ini sudah menyangkut pelanggaran hukum (pidana), dimana pihak WOM Finance Tbk Cabang Kota Palopo telah mengambil Unit Motor tersebut secara sepihak tanpa mengindahkan Prosesur yang ada, dimana Pembayaran angsurannya menunggak baru berjalan 2 tidak ada SP1 sampai SP3 yang dikeluarkan pihak WOM Finance Tbk Cabang Kota Palopo, tiba-tiba motor tersebut ditarik dan dilelang langsung ascara sepihak oleh pihak WOM Finance Tbk Cabang Kota Palopo”, ungkap Bang Chan panggilan akrabnya pada media ini.

“Saya tidak mau lihat yang terus dirugikan adalah pihak Debitur, selamanya pihak Finance mengambil paksa unit baik motor atau mobil secara sepihak tanpa mengindahkan Prosedur, padahal dalam hal eksekusi unit yang diikat dengan perjanjian Fidusia (Serifikat Fidusia) walaupun sama kedudukannya dengan putusan pengadilan, pihak WOM Finance Tbk Cabang Kota Palopo tidak serta merta bertindak sesukanya, hal itu bisa saja unit diambil langsung kalau Pihak Debitur tidak keberatan dan ada surat resmi dari perusahaan”, cetusnya.

“Kalau posisi Debitur keberatan unitnya ng mau diberikan ke pihak WOM Finance Tbk Cabang Kota Palopo, ya Pihak Lesing atau Finance dong yang harus menggugat, karena anda merasa dirugikan (wanprestasi), patuhi aturan dan kami juga patuhi aturan, jangan suruh kami (Debitur) patuhi aturan sementara anda tidak patuhi”, tutupnya dengan nada tegas.

“Iye pak nanti rempung Pi pemeriksaan ku baru sy buat bahan gelarnya .. pasti sy undang yg kontrak di dampingi dgn kita kalau mau sy gelar perkara,” ungkap Aipda Asrul melalui pesan WA baru-baru ini.

Ditemui ditempat berbeda, Akbar, SH selaku aktivis hukum di palopo juga mempertanyakan kinerja Penyidik Polres Palopo, ” Saya berharap pihak Penyidik awrius dalam menangani kasus ini, karena sepihak oleh WOM Finance Palopo sudah melanggar aturan karena dalam menarik unit yang menunggak tidak berdasar pada prosedur yang semestinya”, ungkapnya pada media ini. (tim)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top