Hukum

Polres MBD Diminta Serius dalam Menangani Kasus Dugaan Penyelewengan ADD Desa Watuwei

Watuwei.RadarInvestigasi.id-Kepolisian polres Kabupaten Maluku Barat Daya MBD, di minta untuk serius dalam menangani setiap kasus penyelewengan dana desa, yang di selewengkan oleh para kepala desa yang di anggap nakal, yang berada di lingkungan hukum polres MBD.

Sehingga program pemerintah pusat untuk mensejahterakan masyarakat di daerah-daerah pelosok NKRI dapat bermanfaat, serta di nikmati hasilnya oleh masyarakat.

Dugaan penyelewengan ADD desa Watuwei, yang sementara ini di tangani oleh tim penyidik polres kabupaten MBD provinsi Maluku. di harapkan dapat membuahkan hasil yang baik, sehingga keluhan masyarakat desa watuwei selama ini bisa terjawab.

Perlu di ketahui bahwa, dugaan penyelewengan dana desa Watuwei, berdasarkan hasil laporan masyarakat setempat kini memasuki tahap pemeriksaan bagi para BPD, staf pemerintah desa sekaligus pengumpulan data dari tim penyidik. Hal ini berjalan setelah polres MBD mengeluarkan surat panggilan kepada empat oknum masyarakat watuwei, dengan inisial SL, KW, BL dan BM untuk memberikan laporan secara resmi kepada tim penyidik di kota tiakur.

Kapolres MBD yang berhasil di konfirmasi via sms membenarkan hal tersebut. Kapolres juga menerangkan bahwa “Betul mas masih dalam lidik dan pengumpulan bahan keterangan. Saksi-saisi sudah dimintai keterangan dan hampir rampung. Selanjutnya akan koordinasi dgn inspektorat pemda untuk melakukan audit”. Kata kapolres MBD yang di rilis melalui pesan singkatnya.

Kasus dugaan penyelewengan ADD desa watuwei muncul ini muncul karena banyak masyarakat yang selalu mengeluh dari tahun ke tahun. masyarakat menilai bahwa, dana desa yang di peruntuhkan bagi masyarakat miskin, tidak di rasahkan dengan baik. Banyak proyek add setiap tahun selalu mengalami masalah alias tidak perna tuntas. Namun laporan penyerapan alokasi dana desa watuwei selalu terealisasi dengan baik.

Lucu bin ajaib jika berfikir secara logika, Mana mungkin setiap proyek tidak perna rampung dengan baik, namun laporannya itu bisa aman-aman saja.
“Ada apa dengan laporan ADD desa Watuwei”.?

Ternyata, ada praktek buah kadondong dalam ADD desa watuwei. Artinya, “Licin di kulit, namun dalamnya berduri”.
Kenapa demikian, karena hampir semua staf desa watuwei saat di mintai keterangan oleh penyidik terkait dengan dugaan penyelewengan ADD desa watuwei, merasa terkejut. Karena laporan RAB desa watuwei selama ini tidak perna di tandangani oleh mereka, namun saat pemeriksaan kedapatan tandangan mereka ada pada semua laporan ADD desa watuwei.. lalu siapakah di balik semua manipulasi tanda tangan mereka.? dan apa motivnya.? hanya dewa yang tahu.

Presiden RI bapak Jokowidodo yang terkenal dengan senyum yang ramah, namun ketegasannya yang luar biasa, dan selalu pro terhadap masyarakat demi dan untuk kesejahteraan masyarakat di pelosok negeri Indonesia, hanyalah di jadikan ocehan semata bagi pemerintah desa watuwei. Karena program mulia bapak Jokowidodo, yang akrab di sapah dengan sebutan Jokowi ini, tidak di jalankan dengan baik oleh pemerintah desa watuwei, dalam pemerataan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa watuwei dengan baik. Padahal nilai dari Alokasi dana desa yang di terima oleh desa watuwei sangat fantastis jumlahnya.(Tim)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top