Lintas Daerah

Pompong BUMDES Desa Sungai Bengkal Barat Hilang Tak Tau Kemana

TEBO,JAMBI.RADARINVESTIGASI.ID-Pompong penyebrangan bumdes desa sungai bengkal barat kecamatan Tebo Ilir kabupaten Tebo hilang tidak tau kemana dan hilang lenyap pada malam Minggu hari Senin salah satu pengurus tersebut melihat pompong sudah tidak ada lagi di pelabuhan bumdes,09-01-2019.

Pompong Tersebut di ketahui hilang pagi Senin tanggal 6. Ketua bumdes dan pengurus yang lain nya sudah mencoba mencari menelusuri sungai Batanghari sampai ke desa rantau kapas namun pompong tidak berhasil di temukan.

Saat wartawan RI mencoba menghubungi kades tapi sayang no telponnya tidak bisa tersambung. Lalu wartawan RI menghubungi salah satu perangkat desa untuk mempertanyakan hilang nya pompong bumdes penyebrangan desa sungai bengkal barat iya membenarkan,

Iya pompong hilang tidak tau kemana sebagian pengurus bumdes dan perangkat desa sudah mencoba mencari menelusuri sungai Batanghari tapi sayang tidak menemukan pompong itu sama sekali dan sudah di cari sampai ke desa rantau kapas muara Tembesi ujarnya,

Menurut keterangan dari salah satu masyarakat yang enggan disebutkan namanya kuat dugaan mungkin ketek tu emang sengaja di hanyutkan dan di tenggelamkan karena masyarakat sudah kesal selama ini ketek bumdes beroperasi tidak menghasilkan atau tidak jelas pemasukan dan pengeluaran tersebut yang jelas duit kas bumdes kosang makanya Ada yang sakit hati karena jumlah uang bumdes cukup sebesar Rp 300jta beli ketek dua dan bikin rakit untuk tambang kerikil dan pasir, beli pelabuhan bumdes itu segalanya tidak jelas dan tidak pernah musawarah ungkap warga,

Kalau sudah kayak gini siapa yang rugi masyarakat dan negara jadi sia sia pemerintah menyalurkan dana kalau tidak di urus dan di kembangkan yang tidak bisa menghasilkan malah untungnya mereka yang bisa menikmati masyarakat menjadi penonton ungkap warga nengan nada kesal,

Masyarakat meminta kepada pemerintah kabupaten Tebo yang berwenang dan juga aparat penegak hukum supaya memberikan sangsi dan pertanggung jawaban atas segala aset desa yang terutama kepada keuangan bumdes karena uang bumdes tersebut untuk kemajuan desa dan juga bisa membantu mengembang dan meningkatkan perekonomian masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi. Seharusnya bisa mencontoh kepada desa desa yang sukses dalam pengelolaan keuangan bumdes kalau seperti ini negara rugi besar masyarakat rugi dan kesal tutup warga, (Hairul Amri)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top