Kabar Polri

Sat Reskrim Polres Barelang Berhasil Membekuk Jambret di Kota Batam

BATAM.RADARINVESTIGASI.ID-Sat Reskrim Polresta Barelang berhasil membekuk empat orang jambret di Kota Batam. Mereka ditangkap pada Senin (25/11/2019) di lokasi berbeda. Hanya butuh waktu tiga jam bagi polisi untuk berhasil meringkus mereka.

Empat orang pelaku tersebut adalah Yudi Putra Tama dan Dede. Sementara, dua orang tersangka lainnya merupakan anak di bawah umur yang berinisial ASH dan HNW. “Pengakuannya, mereka sudah beraksi di delapan TKP (Tempat Kejadian Perkara),” kata Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, S.I.K., M.H saat gelar konferensi pers didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan, Selasa (26/11/2019).

Para pelaku beraksi di dekat Simpang Basecamp Batuaji, Sagulung dan Sekupang. Para pelaku mengikuti korbannya dengan tiga unit sepeda motor. Dede yang berperan sebagai joki memepet korbannya. “YPT (Yudi Putra Tama) mengambil hape milik korbannya,” katanya lagi.

Dua orang tersangka kabur menghindari kejaran korbannya. Untuk memuluskan pelarian, dua tersangka yang merupakan anak di bawah umur menghalang-halangi korbannya untuk mengejar dengan sepeda motor yang mereka tunggangi. “Target mereka adalah perempuan,” sebut Prasetyo

Dua laporan penjambretan sudah diterima polisi. Berdasarkan laporan korban tersebut, Tim Macan Barelang akhirnya berhasil menangkap para pelaku. Yudi, warga Kavling Sei Lekop Kecamatan Sagulung itu menjadi orang pertama yang berhasil dibekuk polisi.

Polisi langsung melakukan pengembangan. Tiga tersangka lainnya berhasil diamankan. “Saat kita hendak mengamankan Dede, dia melakukan perlawanan dan berusaha kabur. Kita sudah berikan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan. Sehingga kita terpaksa melakukan upaya tegas dan terukur,” ujarnya.

Dede terpaksa dilumpuhkan. Ke dua kakinya “ditindik” timah panas. Dede tersungkur dan akhirnya menyerah. Dede merupakan otak pelaku. Dia juga mengajak dua anak di bawah umur untuk ikut bersamanya melakukan kejahatan jalanan. “Dede ini residivis. Dia pernah ditangkap dan menjalani hukuman saat masih dalam usia anak di bawah umur,” katanya lagi.

Tak hanya Dede, Yudi pun merupakan residivis. Ia pernah ditangkap polisi karena menjadi penadah barang hasil curian. “Kita masih kembangkan. Diduga masih ada lokasi-lokasi lainnya yang menjadi TKP mereka melakukan penjambretan,” katanya lagi.

Pada polisi Dede mengaku jika sudah beraksi selama satu bulan. Barang hasil curian dijual. Akibat perbuatannya, para tersaangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Mereka terancam hukuman lima tahun penjara. “Uangnya untuk main warnet dan beli minuman (beralkohol),” kata Dede menjawab pertanyaan Kapolresta Barelang. (tim)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top