Metropolitan

Sehari Jelang Lockdown, Ratusan Warga Lingga Padati Pelabuhan SBP Tanjungpinang

RADAR INVESTIGASI.ID. LINGGA-Dalam hal untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, Provinsi Kepri akan menerapkan lockdown selama 14 hari ke depan yang dimulai pada sabtu 28 Maret hingga 10 April 2020 mendatang.

Sehari jelang pemberlakuan lockdown tersebut, ratusan warga Lingga memadati Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang ingin pulang ke kampung halamanya. Namun ada beberapa yang tidak bisa balik karena tiket habis.

“Kami sangat kecewa karena tiket untuk balik ke Lingga sudah tak ada lagi,” ujar salah satu Warga Lingga yang kuliah di Tanjungpinang, Adhe Mudhoffar, Jumat (27/3/2020) di Pelabuhan SBP Tanjungpinang dengan nada kesal.

Dia mengaku ingin balik hari ini karena memang Pemkab Lingga beberapa hari kedepan akan menerepakan lockdown, sehingga dirinya berusaha untuk balik.

“Nah, untuk itu kami berusaha pulang hari ini untuk bertemu keluarga tetapi pada nyatanya kami tidak mendapatkan tiket. Mungkin kawan-kawan yang lain juga terhambat pulang karena tak ada tiket,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Petugas Keselamatan Berlayar Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, A Martawilaya mengaku, pada hari ini terjadi lonjakan penumpang tujuan Lingga.

Namun walapun terjadi lonjakan pihaknya tetap memberangkatkan penumpang sesuai kapasitas kapal.

“Hari ini kita lihat penumpang memang ada lonjakan tujuan Lingga, tetapi kita berangkatkan sesuai dengan kapasitas kapal,” jelasnya.

Menurutnya, terjadinya lonjakan tersebut karena memang informasi yang didapatkan bahwa Lingga selama 14 hari kedepan akan menerapkan lockdown. Jadi, mulai besok sampai 10 April sudah tidak ada lagi masuk kapal ke Lingga.

Selain itu, penumpang yang dari Batam larinya ke Tanjungpinang untuk ikut balik ke Dabo dan Lingga.

“Jadi karena itu, disinilah (Pelabuhan SBP Tanjungpinang-red) terjadi lonjakan penumpang tersebut,” jelasnya.

Dia mengaku bahwa memang ada belasan penumpang yang tidak mendapat tiket dan itu tidak diizinkan untuk berangkat.

“Memang ada belasan penumpang yang tidak mendapat tiket dan kita pun tidak mengizinkan untuk naik kapal karena kita sesuai dengan kapasitas kapal,” tegasnya.

Sedangkan, untuk penambahan kapal saat ini belum ada. Karena, itu tergangung operator kapal. Kalau memang ramai sampai ratusan, kemungkinan akan ada tambahan kapal.

“Kalau penambahan kapal tidak ada. Namun, itu tetap tergantung operator lah nanti,” ucapnya.

Dia menambahkan, saat ini ada tiga kapal yang melayani penumpang tujuan Kab Lingga diantaranya, MV Dumai Ekspress 3 dengan tujuan Pancur saat itu mengangkut 132 penumpang.

Kemudian, MV Lintas Kepri tujuan Daik Lingga mengangkut 180 penumpang dan MV Super Jet 7 tujuan Dabo Singkep mengangkut 168 penumpang.

EDITOR.PRAYETNO

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top