Tak Berkategori

Sejumlah Karyawan Keluhkan Kinerja Aparat Kepolisian, Pasalnya Penanganan Laporan Dugaan Penggelapan Dana BPJS Lamban

Luwu Timur, Sul-Sel.Radarinvestigasi.id-Dugaan tindak pidana penggelapan Dana BPJS ketenaga kerjaan Oleh PT. Dwi Putra Ananta ( DPA ) masih dalam penanganan pihak kepolisian oleh Sat Reskrim Polres Lutim.

Dalam penenganan perkara ini sejumlah karyawan mengeluhkan dan mempertanyakan kinerja aparat Kepolisian khususnya di Sat Reskrim Polres Lutim” yang dinilai lamban dalam mengungkap pelaku dugaan tindak pidana penggelapan, Dana BPJS Ketenaga Kerjaan yang telah merugikan puluhan mantan karywan PT. DPA baik secara materil maupun non materil.

Pasalnya berdasarkan surat tanda laporan polisi tertanggal 25 / 04 /2018, waldi selaku pelapor yang mewakili sejumlah x karywan PT. DPA sampai saat ini belum mendapatkan perkembangan hasil penyelidikan yang objektif” dari penyidik yang mana adalah Hak konstitusional bagi setiap pelapor dan terlapor untuk mendapatkan Kepastian Hukum yang telah di atur dalam perundang undangan yang berlaku.

Kata waldi kepada wartawan media Radar Investigas saat ditemui baru-baru ini bahwa “laporan saya masuk bulan 4 lalu, jadi sudah hampirmi 2 bulan lebih ditangani kepolisian, tapi belum ada tanda tanda yang jelas ini, bahkan H.wahyu selaku Direktur utama di PT. DPA belum pernah sama sekali diperiksa, bagai mana itu pak, seperti kayak kebal hukum”, terangnya dengan nada sedikit kesal.

Lanjut ia menjelaskan memang sya pernah di sampaikan “salah satu anggota polisi” bahwa sudah adami surat panggilan itu ke H. wahyu, sudah dua kali tapi nanti selesai lebaran H. wahyu baru bisa datang karena dia masi ada di Sultra,
tapi sampai saat ini belum datang, datang”.

Lanjut waldi” saya dapat informasi bahwa surat pangilan yang di tujukan ke H.wahyu itu dari pihak kepolisian sifatnya sebatas undangan klarifikasi memang begitukah kanda, prosedurnya”, jelasnya dengan sedikit bingung ke wartawan.

Ia juga menyampaikan keluh kesahnya “kasihan kami ini , pak haknya kami di rampas namun kejelasan hukum belum bisa hadir untuk kami” saya juga baru baru ini sempat pertanyakan ke penyidiknya langsung melalui via sms, kamis/19/ juli namun tidak ada balasannya”, tegasnya.

Ditempat terpisah Saat di konfirmasi mengenai perkembangan kasus tersebut Kanit Tipikor oleh media Radarinvestigasi baru-baru ini, ” Sat Reskrim Polres Lutim” Aiptu Yakop Lili S.H mengatakan “tetap kami akan garap, sudah dilakukan pemanggilan ke H.wahyu kalau ke tiga kalinya sudah di lakukan pemanggilan lantas belum datang, kami yang akan datangi langsung, kan begitu”, jelasnya.

Menanggapi kasus tersebut lagi lagi Chandra Makkawaru selaku Sekertaris DPW LBH & Penegakkan Hukum Bhayangkara Indonesia angkat bicara.

Ia menyayangkan Pihak kepolisian “Sat Reskrim Polres Lutim” yang terkesan Lamban dalam mengungkap kasus tersebut, dalam penangan perkara apupun yang menyangkut tindak pidana kepolisian harus betul betul profesional, jangan sampai ada intervensi oleh pihak pihak lain.

Lanjut ia juga mengatakan “ini harus segara di ungkap, demi tercapainya, tujuan Hukum, kepastian hukum dan penegakan supermasi hukum, yang mana di jelaskan juga dalam undang undang No. 22 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, pada pasal 13 bahwa tugas pokok Polri adalah:
a. memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat;
b. menegakkan hukum; dan
c. memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kemudian ia juga menjelaskan memang tidak ada aturan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) mengenai batas waktu Kepolisian untuk menindaklanjuti laporan, Namun perlu di ketahui dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana disebutkan bahwa waktu penyelesaian penyidikan berdasarkan bobot perkara. Tingkat kesulitan penyidikan perkara ditentukan berdasarkan kriteria:
Perkara mudah;
Perkara sedang;
Perkara sulit; dan
Perkara sangat sulit.
Nah kesimpulanya adalah penyidik dalam hal ini menempatkan kasus tersebut ad pada tingkatan mana berdasarkan bobot perkara” jelasnya dengan nada tegas!!!
( Ard ).

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top