Hukum

Tersangka Hendrikus Terkait Kasus Penistaan Agama Kini di Sel Tahanan Polres Lutim

Malili.Radarinvestigasi.id-Akhirnya Cerita Tentang Hedrikus yang sempat dimuat beberapa episode di berbagai media online akhir-akhir ini memasuki babak baru, dimana tersangka kasus dugaan penistaan agama yakni Hendrikus kini meringkuk disel tahanan Polres Luwu Timur setelah dibekuk anggota kepolisian resort Luwu Timur di Tana Toraja beberapa hari lalu.

Dari pantauan disel tahanan polres lutim, senin, 28/10/2019, nampak Hendrikus bersama tahanan lain sedang asyik bercengkrama.

Sebagaimana diketahui, sejak kasusnya bergulir, mulai dari pelaporan hingga ditetapkannya menjadi tersangka Hendrikus yang pernah menjabat sekretaris partai Perindo Kabupaten Luwu Timur ini tidak pernah dikenakan penahanan.

Selain menjabat sekretaris Partai, Handrikus juga konon dikenal sebagai kontraktor “loyal”.

Selain itu, mantan sekretaris partai besutan Harry Tanoe ini juga dikenal akrab dengan beberapa pejabat teras di Kabupaten Luwu Timur, bahkan selama perjalanan kasusnya, salah satu pejabat teras lutim disebut pernah digunakan menjadi “mediator” guna menyelesaikan kasus yang melilitnya, meskipun akhirnya gagal.

Sejumlah sumber menyebutkan, kini Hendrikus sisa menanti masa penyerahan dari penyidik ke kejaksaan negeri guna menjalani proses sidang (tahap 2).

“Ditemui ditempat berbeda Ansar selaku Praktisi Hukum Kota Palopo, mengatakan bahwa “kami sangat mengapresiasi Keseriusan Kapolres Luwu Timur, AKBP. Leonardo Panji Wahyudi dalam menangani kasus dugaan penistaan agama oleh tersangka Hendrikus, dimana bukti keseriusan beliau yakni sudah menahan tersangka Hendrikus, kami masi percaya bahwa Aparat Penegak Hukum (APH) baik dari Kepolisian maupun dari pihak Kejaksaan tidak tebang pilih dalam menegakkan supremasi hukum, hukum tidak bisa dibeli dengan apapun itu, hukum harus ditegakkan, kalau memang salah harus diproses sesuai dengan prosedur dan hukum yang berlaku”, ungkapnya pada media Radar Investigasi baru-baru ini.

Sayangnya, hingga berita ini dirilis, baik Kapolres Luwu Timur, AKBP. Leonardo Panji Wahyudi, maupun Kasat Reskrim Iptu Elly Kendek, seolah-olah enggan berkomentar.

Beberapa kali kami mencoba konfirmasi via pesan whatsappnya, kedua perwira penanggungjawab dijajaran polres Luwu Timur tersebut belum memberikan jawaban.

Namun, disisi lain, kepala seksi Pidana Umum Kejari Luwu Timur menegaskan bahwa berkas tersangka Hendrikus sudah dinyatakan lengkap dan sisa menunggu proses penyerahan dari penyidik ke pihak kejaksaan (Tahap 2). (tim).

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top