Metropolitan

Turnamen Sepak Bola Pemerintah Aceh Bagaikan “Main dalam Hutan”

Aceh Timur.Radarinvestigasi.id-Dalam turnamen kali ini ada sekitar 100 orang yang hadir di Stadion Mon Sikureung Idi Rayeuk. Padahal, di stadion Mon sikureung sedang berlangsung Turnamen Sepak Bola. Pada diketahui Stadion Pemerintah Aceh itu bisa menampung penontong lebih kurang sekitar 3000 orang, stadion Mon Sikureung itu diduga di buat asal jadi, soalnya dalam pertandingan yang berlangsung hampir sampai semi final, amatan Media ini Spanduk dibuat hanya sedikit, bendera Pair Play tidak ada, boards board atau Papan Score tidak berfungsi dan anak gawang tidak ada.

Hendra Salah satu masyarakat mengatakan “bahwa sangat di sayangkan Turnamen Sepak Bola Pemerintah Aceh bagaikan main di dalam Hutan Pasalnya sampai saat ini tetap saja stadion tampak sepi, bangku penonton terlihat banyak yang kosong”.

“Di babak-babak awal, penonton lebih sepi lagi. Bahkan, kadang hanya beberapa wartawan yang menempati tribun penonton”, ungkap Hendra.

Dia menduga hal ini disebabkan di duga kurangnya promosi panitia jadi panitia diduga kurang profesional dalam turnamen piala pemerintah Aceh “ Saya yakin, tidak banyak yang tahu turnamen ini”, ungkapnya.

Padahal uang transportasi pemain di duga pertim 5.000.000. Dan di saat bola berlangsung kambingpun sempat masuk k dalam lapangan selama 5 menit, panitia sudah di teriak teriak sama penonton tapi mereka diam saja selama 5 menit, lalu kambing itu di usir juga,malah ada satu penonton mengatakan piala pemerintah Aceh hadiahnya kambing yang lagi ada di lapangan.

Aneh tapi nyata kenapa pertandingan TARKAM lebih meriah dan ramai penonton dari pada piala pemerintahah Aceh,Piala Tarkam tidak ada masuk kambing ke lapangan tapi kenapa piala pemerintahah Aceh bisa masuk kambing ke lapangan.?

Salah satu panitia Turnamen Pemerintah Aceh saat di konfirmasi wartawan ini mengatakan kami lagi pusing sampai saat ini belum ada uang.

Menurut Hendra turnamen piala pemerintahah Aceh kali ini memang sepi penonton. “Berbeda ketika kami mengadakan turnamen Tarkam di daerah-daerah. Penonton selalu penuh,”dan spanduk banyak terlihat tapi piala pemerintah Aceh seperti main di hutan. (Iwan)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top