Lintas Daerah

UU TIPIKOR di Nilai Tidak Berlaku di Aru, Ini Kata Rusdianto Sairtian

Dobo.Radarinvestigasi.id-Salah satu Tokoh Pemuda Desa Ujir, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Rusdianto Sairtian, yang dikonfirmasi baru-baru ini, dirumah kediamannya, menilai bahwa penerapan Hukum di Aru, hanyalah Hukum Pengembalian, sementara hukum yang berlaku di NKRI ini tidak berlaku bagi masyarakat Aru.

Dimana-mana yang rakyat rasakan hanyalah penindasan hukum dan bukan keadilan. Hukum terus menindas rakyat dan bukan mensejahterakan rakyat. penegasan ini disampaikan terkait dengan laporan penyalahgunaan keuangan Desa Ujir tahun 2016 dan 2017 yang proses pemeriksaannya sudah ditemukan indikasi kerugian ratusan juta rupiah, namun tidak ada tidakan hukum yang membuat jerah terhadap pelaku-pelaku yang disangkakan.

Dikatakan, tentang pengelolaan keuangan desa Ujir Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, sudah ditemukan indikasi kerugian senilai 232 juta rupiah sesuai hasil pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Kepulauan Aru, namun tindak lanjutnya hanya sangsi pengembalian. Terkait dengan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tidak berlaku di Aru.

“Tindak lanjut hasil pemeriksaan Inspektorat itu, kepala desa hanya diminta untuk segera mengembalikan kerugian Negara ke Kas Daerah, dan tidak ditindak sesuai UU Tipikor yang berlaku di Negara ini. Inspektorat juga mengintruksikan supaya Camat melakukan teguran secara tertulis kepada kepala Desa, bendahara, pendamping dan sekertaris Desa, yang dinilai melaksanakan pengadaan barang dan jasa tidak sesuai ketentuan. Termasuk teguran kepada pendamping Desa Ujir, yang dinilai tidak melaksanakan tugas dan fungsi manajemen dan pendampingan perencanaan secara rutin yang berakibat pada pengadaan barang dan jasa tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jadi dalam penyelewengan keuangan Desa Ujir, itu tidak ada konsekwensi dan proses hukum di Kejaksaan dan lain-lain sesuai UU Tipikor. Sepertinya tidak ada hukum di Aru. jadi enak saja keuangan desa digunakan sesuka hati nanti apabila ketahuan, tinggal dikembalikan, kan gampang saja. di Aru ini hanya ada penerapan hukum pengembalian. Hukum di Negara ini, tidak berlaku di Aru”. Tukasnya. (tim)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top