Metropolitan

Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Tegalpakis Kalibaru

BANYUWANGI,RADAR INVESTIGASI ID-Kondisi jalan nasional di Kalibaru, tepatnya di Jalan Raya Jember-Banyuwangi, rusak sepanjang lebih kurang 100 meter. Jalan rusak tersebut berada di Dusun Tegalpakis depan 1001 Desa Kalibaru Wetan.

Berdasarkan pantauan Radar Investigasi.id di lokasi, Rabu (25/07/2018), terdapat lubang-lubang dengan diameter 20-40 sentimeter dan kedalaman 10-20 sentimeter di ruas jalan tersebut.
Keberadaan lubang ini membuat kendaraan yang melintas di jalan tersebut mengurangi kecepatannya.
Kendaraan-kendaraan melaju di sana dengan kecepatan tak lebih dari 10 kilometer per jam, lantaran semua kendaraan roda empat maupun roda dua berusaha menghindari lubang yang cukup dalam di jalan tersebut.

Rifai (45), seorang pengendara motor, menyampaikan bahwa kondisi jalan rusak tersebut sudah berlangsung lama. Sampai saat ini, kata dia, belum ada penanganan berarti dari pemerintah. “Dari kapan ya ini? Pokoknya sejak musim hujan jadi banyak lubangnya begini. Sudah lama-lah pokoknya,” kata Agus saat ditemui Radar Investigasi id, Rabu (25/07/2018).

Rifai mengatakan, jalan tersebut sebelumnya pernah ditambal, tetapi kembali berlubang. “Habis ditambal, ini berlubang lagi. Setahun ada kayaknya dua kali,” ucap Agus.

Ia juga menyampaikan, akibat lubang pada jalan ini, tak jarang terjadi kecelakaan. Menurut dia, kecelakaan beberapa kali terjadi pada pagi hari dan sore menjelang magrib, atau ketika arus lalu lintas sedang padat.
“Ada saja orang kecelakaan, biasanya pagi karena orang menghindari lubang terus juga enggak tahu jalan.Empat hari yang lalu ada pengendarapengendarag motor Vario jatuh meninggal dunia terlindas mobil pick up gara-gara menghindari lobang,” ujar dia.

Sementara itu, salah seorang pengendara motor bernama Maimuna yang melintas di jalan tersebut mengaku terganggu akan lubang-lubang di jalan itu saat malam hari, apalagi selepas hujan turun.”Terganggu banget, saya kan tiap hari lewat sini. Kalau sudah hujan lubangnya jadi genangan, enggak kelihatan kan tahu-tahu kejeblos. Saya saja masih sering kaget, bagaimana orang yang baru pertama lewat sini,” ujar dia.

Baik Rifai maupun Maimuna sama-sama berharap agar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bisa segera memperbaiki lubang-lubang tersebut.”Ya harapannya sih cepat-cepat diperbaiki. Kasihan para pengendara,terutama pengendara roda dua,” kata Rifai. (m/mec)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top