Metropolitan

WARGA SOALKAN KADES LABANASEM TERHADAP PINDAH TANGAN SEBIDANG TANAH TANPA SEPENGETAHUAN PEMILIKNYA

Banyuwangi.Radarinvestigasi.id-Baru beberapa bulan yang lalu kepala desa (kades) labanasem kecamatan kabat, kabupaten Banyuwangi.maimun Ali nasih yang bisa dibilang kades baru dilantik sudah meresahkan warganya
berdasarkan informasi dari Nara sumber terpercaya, berinsial IR, menurutnya kades tersebut diduga adanya permainan dengan oknum-oknum yang kades kenal untuk melancarkan aksi yang mengintimidasi warganya terkait sebidang tanah di dusun krajan timur desa labanasem
kecamatan kabat kabupaten Banyuwangi milik abdalah ahli waris Nurcholis dengan petok no.144 Persil 101 seluas kurang lebihnya 200m2 namun diherankan petok tersebut di pindah ahlikan ke petok 1084 Persil 101 tahun 1979 atas nama ARWANI.

“Pemindahan atau pencoretan terjadi pada tahun 1979 sesuai keterangan Pak Sekdes Mujalis, S.Pd, dan Pak Mujalis selaku Sekretaris Desa Labanasem tidak mengerti alasan dicoretnya Persil 101 dari Petok 144 milik Abdalah alias Nirkholis pindah ke petok 1084 H. ARWANI sesuai data LETER C dan Buku Kerawangan Desa Labangasem”, jelasnya (6/2/2020).

Pemindahan atas nama tersebut, pihak keluarga ahli waris Nurcholish tiba-tiba sudah berupa nama tanpa mengikuti proses ketentuan yang berlaku”dari pengakuan pihak ahli waris (red. Nurcholish cs) tidak pernah memperjualbelikan kepada pihak siapapun”tegasnya.

IR Menambahkan, terkait keresahan yang di lakukan oknum kades labanasem kepada warganya, “Sehingga jika Pak Kepala Desa Labanasem diduga ikut serta dalam proses sertifikat ke pihak lain padahal Kepala Desa2 sebelum ini TIDAK BERANI MENANDATANGANI”imbuhnya
IR juga mengaku mengantongi banyak dugaan yang diselewengkan oleh oknum-oknum tersebut
Dugaan yang menimbulkan keresahan warga, diantaranya :

1. Kades tidak menandatangani pengajuan akta/PPAT atas nama Ahli Waris H Samsuri yang diduga ada unsur pembelaan ke salah satu pihak
2. Penanganan proyek2 desa diduga di CV kan dan banyak pekerja dari luar desa
3. Pengangkatan 3 aparat desa atas nama (arif hadi, afifuddin dan diana) tidak melalui mekanisme dan penjaringan tidak ada seleksi/ pengajuan ke Camat
4. Diduga salah satu oknum anggota LPMD desa melakukan tindakan asusila dan tidak ada pembinaan dari Kades
5. Tidak ada papan proyek di pembangunan desa
Ditempat berbeda, upaya konfirmasi dengan kades tersebut, wartawan warta terkini.news hari senin tanggal 03 februari 2020 melalui nomor selulernya janjian untuk bertemu dibalaidesa Labanasem, berdasarkan keterangan Stafnya, maimun sedang ada RAPAT ASKAB di GUMIRIH, upaya kemudian, warta terkini.news mendatangi rumah kades namun sayangnya kades tidak bisa di konfirmasi hanya saja istrinya mengatakan, kades sedang tidak ada dirumah”pak kades sedang keluar mas, ada pengaosan (red. Pengajian) haul “ucapnya. (Ari bp)

Komentar Facebook
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang di website resmi www.radarinvestigasi.id, sebuah website pemberitaan yang terintegrasi dengan media cetak radar investigasi

Copyright © 2017 RADAR INVESTIGASI. Developed by CV. Alfajril Multimedia.

To Top